Sabtu, 23 Mei 2009

it's falling in love? why can it be?

Setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta. Tapi tahukah, mengapa
Anda dibuat bertingkah aneh karenanya? Penelitian menyingkap fakta
tentang jatuh cinta.

Adalah
para ilmuwan dari Italia yang menyimpulkan bahwa DNA penjadi penyebab
di balik tingkah aneh orang yang sedang berbunga-bunga karena cinta.
Semua ternyata dipicu oleh hormon dopamine. Dopamine adalah hormon yang
mengatur rasa senang dan sakit.

Penelitian membuktikan pada DNA
350 orang dewasa dengan dopamine rendah cenderung mudah jatuh cinta
pada pandangan pertama. Tipe orang ini juga disinyalir haus seks dan
ketergantungan terhadapnya.

Orang dengan tingkat dopamine rendah
rentan mengalami kepanikan. Ini mengapa kadang mereka jadi bertingkah
aneh saat bertemu atau memikirkan sang pujaan hati.

Keadaan ini
bergantung pada kadar hormon serotonin yang mengendalikan mood. Jika
serotonin dalam tingkat rendah kemungkinan orang malah jadi cenderung
obsesif. Maka tahap pendekatan alias PDKT pun terpicu.

"Memang
ada kemungkinan bahwa tingkah laku orang yang jatuh cinta dipengaruhi
oleh unsur genetik individu," jelas Enzo Emanuele, salah satu ilmuwan
dari University of Pavia, Lombardy, Italia.

Terdiam seribu bahasa karena jatuh cinta. Atau malah tak tahan berdiam diri? Nikmati saja...